Apa perlunya sales coaching untuk manager
Sebagai Seorang Manager yang membawahi divisi Penjualan kadang
mengalami kesulitan terhadap team salesnya yang merasa bahwa dirinya
tidak pantas jadi sales. Bahkan yg extremenya org tersebut memilih
menjadi sales daripada tidak ada kerjaan.
Tidak dapat dipungkiri, utk menjadi orang yang cukup banyak pendapatan
tanpa batas maka sales
Sejak satu tahun ini, saya memutuskan untuk menjadi seorang Sales Trainer dan sales Coach. Selama saya bekerja menjadi seorang Salesman dari level bawah sampai akhirnya terakhir menjabat sebagai seorang Sales Director. saya menemukan keasikannya disana.
Saya sering banyak membaca buku tentang sales dan cukup rajin mengolah dan setiap yang saya baca bisa saya pakai walau ada beberapa ilmu tidak saya pakai karena menurut saya itu hanya sekedar teori. Salah satunya mengenai yes set conditioning.
Andi adalah seorang salesman yang luar biasa “Jago” dalam menclosing penjualan. Setiap customer yang datang kepadanya selalu pada datang kembali kepadanya walau pada hari itu belum terjadi penjualan secara langsung. Dan ini terjadi terus menerus, ya memang ada beberapa yang lolos, tetapi sebagian besar berhasil membeli dengannya.
Pada satu ketika, Iwan rekan satu kerjanya penasaran. Pakai jimat apa dia, sehingga penjualannya bagus.
” Hi di, pha kabar bro?”
“woi bang Iwan…. baik bang…. baik”
“eh, gue minta resep donk dari elo…… gimana sih elo sebagai salesman bisa jualan banyak? kan kita belajar bareng, training bareng dan semua teknik penjualan elo, gue ngerti banget. Elo pakai jimat yah ….. hehehehe….. kasih tau ke gue, dukunnya dimana, nanti gue juga minta sama dia, jimatnya. “