Saya ingin menceritakan suatu teknik hipnosis yang simpel dan dapat digunakan untuk pain management untuk anak-anak. Dan salah satunya teknik bercerita yang menyenangkan dan menonton film kegemaran dia.
Ini ceritanya :
Sekitar beberapa waktu yang lalu, anak saya senang sekali bermain sepeda dan baru belajar bermain sepeda. Wuihhhh betapa menyenangkannya bermain sepeda. Bisa dibilang, sudah jatuh berkali-kali dan tetap aja persistence dan antusias untuk bermain kembali, sampai-sampai istri saya cemas karena kakinya sudah banyak luka dikaki kiri dan kaki kanan serta tangannya.
Dan setiap istri saya yang mengobati lukanya, pastilah anak saya “berantem” dengan anak saya.
Lalu, saya coba untuk mengambil alih karena saya sudah kasihan melihat kaki kiri dan kanannya sudah banyak sekali luka, dan saya bilang kepada istri saya agar saya saja yang mengobati.
Dan akhirnya terjadilah percakapan antara saya dengan anak saya Matthew
“Matt, sini papa obatin.”
“Ngga mau papa, SAKIT!!”
“ Sini deh Matt, dijamin tidak sakit” sambil saya mengambil pembersih luka serta obat lukanya.
“Matthew, tadi disekolah bagaimana? Cerita deh ke papa.” Sambil tangan sudah membuka obatnya.
“Iya papa, tadi disekolah seneng deh main sama temen”
“Main apa? Kok seneng banget?” sambil saya sudah menaruh obat tersebut dikapas dan mulai mengusap ke lukanya. Sambil anak saya tidak sadar kalau saya melakukan sesuatu.
“Wah tadi main bola, o iya papa. Main sepeda itu enak yah….. ini sampai jatuh.” Tangan saya sudah mengusap satu luka dan mengusap luka yang lain.
“ Gimana cara genjotnya?” Terus mengusap keluka yang lain
“Iya papa, tadi diketawain sama temen Matthew, masa sudah besar ngga bisa main sepeda” terus saya obatin sampai dia tidak menyadari yang saya lakukan.
“Tapi Matthew pengen bisa kan?” sambil selesai tangan saya mengobati lukanya.
“Iya papa, pengen bisa. “ dan akhirnya dia sadar bahwa lukanya sudah diobatin semua dan dia berkata “kok ngga sakit ya pa? Diapain tadi? Kok bisa ngga sakit?”
“Lah Matthew kan pintar sudah bisa hipnosis, tadi Matthew menghipnosis sendiri sampai ngga sakit lukanya”
“ O iya, bener juga” kata anak saya.
Na, itu salah satu cerita yang bisa saya sampaikan dalam menangani luka kaki di anak saya dan saya juga pernah menggunakan teknik lain yaitu meminta dia sambil terus nonton film kesukaan dia yaitu Tom dan Jerry. Sambil kita ajak berbicara dengan tujuan untuk memby pass critical factor dia dan terjadi overload message. Ini juga cara yang ampuh untuk mengobati luka tanpa perlu “ngotot-ngotot”an
Sampai-sampai istri saya nanya, kok Matthew lebih gampang diobatin oleh saya daripada istri saya ![]()
SALAM